Saya mengenal dia saat saya masih menjadi kabid PP dikomisariat pertanian UTM kebetulan dia menjabat sebagai sekretaris umum Kohati Cabang Bangkalan waktu itu. Dia membuat kami dari 7 komisariat duduk melingkar untuk membicarakan keadaan komisariat masing-masing, satu persatu kami bercerita tentang keluh kesah kami dalam berorganisasi khususnya di HMI. Memang sungguh gayanya ceria selalu saja tersenyum dan dia menjawab pertanyaan kami dengan sangat baik. Disitulah saya benar-benar kagum dengan cara dia berargumen dan memberikan motivasi bagi kami.
Singkat cerita dia harus pergi ke Kongres di Riau waktu itu. Tetapi dia tidak melupakan kegiatan yang sudah direncanakan oleh KOHATI cabang bangkalan. Walau raganya berada di Riau namun pemikirannya dekat dengan kami, dia selalu menyempatkan berkomunikasi untuk sekedar menanyakan kesiapan acara dan lain-lain. Dia pulang tepat waktu, tepat di hari H dia duduk melingkar bersama kami ditemani ayunda masruroh ketum kohati cabang bangkalan waktu itu. Acara sosialisasi HIV Aids bulan desember sukses dan kabar baiknya dia bersama kami menyaksikan acara itu.
Tahun 2016 dia terpilih menjadi ketua umum kohati cabang bangkalan dan kebetulan saya mendapat amanah menjadi bendahara umum untuk menemani dia berjuang menjalankan program-program kerja yang telah disusun jajaran pengurus kohati cabang bangkalan 2016-2017. Dia benar-benar sosok pemimpin yang sangat mengayomi kader-kadernya. Semangatnya yang luar biasa tidak berhenti membuat kami kagum.
Acara demi acara sudah kami lalui mulai dari acara regional hingga forum nasional LKK di Cabang Bangkalan. Jangan ditanya lelahnya seperti apa tetapi dia masih saja semangat mengeluarkan ide-ide kreatifnya. Perempuan satu ini selain menjadi teman dan kakak bagi himpunan dia juga menjadi ibu bagi anak-anak kecil disekitar rumahnya untuk diajarinya mengaji.
Di masa kepemimpinannya dia bena-benar memberikan hadiah yang paling manis untuk KOHATI cabang Bangkalan. Satu persatu dari 7 komisariat sudah banyak yang berangkat untuk mengikuti forum training tingkat nasional seperti LKK dan LK2. Hal itu tidak terlepas dari peran dan hasil program kerja kabid internal ayunda Tanti yaitu sekolah screening dan menghidupkan kembali KOPI BEKU (Kohati Pecinta Diskusi dan Bedah Buku). Selesai kepemimpinannya dia tidak lagi merasa khawatir karena dia telah melahirkan sosok-sosok perempuan yang hebat untuk melanjutkan kepemimpinannya.
Dia ayunda kami, dialah motivasi semangat kami dan dialah inspirasi KOHATI Nusantara.
Siti Aizah
Bendahara umum Kohati Cabang Bangkalan Periode 2016-2017

Komentar
Posting Komentar