“Where there is great love, there are always miracle” artinya dimana ada cinta yang besar pasti akan selalu keajaiban. Cinta yang besar itu sudah ditunjukkan oleh sosok Siti Khotijah AL adawiyah. Arti khotijah bagi kohati Cabang Bangkalan dan diri saya sendiri merupakan sosok RUBIAH jaman now yang dilahirkan kembali dengan nama berbeda. Khotijah merupakan contoh yang baik dan nasehat yang baik bagi HMI dan kohati cabang Bangkalan. beliau tidak hanya berargumen tapi juga disertai bukti dengan kerja kerasnya selama menjabat Ketua Umum KOHATI Cabang Bangkalan kohati periode 2016-2017. Kerja kerasnya menghasilkan keajaiban dimana pada masa itu KOHATI masih terpuruk di Bangkalan, masih enggannya perempuan berorganisasi. Tetapi sejak beliau menjabat entah kenapa para perempuan tersebut seolah olah terpanggil hatinya satu persatu untuk Ber HMI. Itu merupakan keajaiban yang sempurna karena periodenya sudah banyak KOHATI dan terorganisir.
Mengenalnya membuat menghormatinya dalam diamku, dalam tubuhnya yang kecil tapi sangat luar biasa, jika berbicara HMI dan KOHATI Cabang Bangkalan sosok yang satu ini selama saya mengenalnya selalu ada untuk HMI Cabang Bangkalan, bahkan seandainya memilih beliau akan memilih HMI dan KOHATI dibandingkan dirinya sendiri untuk berbahagia. Beliau sangat menyayangi kader komisariat maupun para pengurusnya di KOHATI. Beliau bagaikan sosok kakak maupun ibu yang luar biasa, walaupun orangnya sampai saat ini belum menjalin hubungan asmara dengan laki-laki tapi sosoknya merupakan jalan keluar bagi kader Kohati yang lagi menjalin hubungan asmara. Sosoknya yang tegas tapi tidak keras, memerintah tapi tidak menggertak itu gambaran beliau yang membuat kader KOHATI sangat menghormatinya. Teringat waktu pelaksanaan LKK Cabang Bangkalan, tempat tinggal yang kami tempati saat itu mampet dan petugas perumahannya tidak mau tau sehingga kami harus mengepel tiap pagi dan sore harus membersihkan air dan membuangnya keluar supaya tidak menggenang keluar. Tapi sosok khotija sebagai ketua umum beliau tidak hanya melihat tapi sosok ini orang pertama yang memegang kain pel dan membersihkan selokan memakai tangannya yang mungil untuk membersihkan selokan karena minimnya peralatan disana. Pada saat itu saya hampir meneteskan air mata karena sosoknya yang sangat kuat.
Terimakasih my partner ketumku dan kakakku karena kesabarannya. Sehingga saya yakin kalau KOHATI merupakan rahim peradaban bagi umat. Teruslah merunduk jangan pernah menyombongkan diri karena itulah ciri khasmu. Insya allah akan ada jalanmu untuk menyampaikan keajaiban-keajaiban lain di HMI WATI. Baca bukunya yang menceritakan kepemimpinan RUBIAH lalu kenali Khotijah.
Sekian.
DINA RATNAWATI
Sekretaris Umum Kohati Cabang Bangkalan 2016/2017

Komentar
Posting Komentar