Puisi: "Zamanku"


15 Mei 2018
Ali Kaazham

Sekarang bukan lagi zaman kaum bani israil kekasih
Dimana berada di komisariat para spesies patung dipuja puja kebisuaannya…
Saat ini zamannya romantika Aku dan Kau..
Di warkop maupun di komisariat

Mata memandang layaknya bermain cinta
Bibir bercumbu melahirkan ide dan gagasan
Telinga mendengar para kekasih berpuisi
Hidung mencium kebulan asap semangat

Oh.. Keromantisan mana yg kau dustakan adinda
Dibawah sinar lampu berkias Hijau Hitam
Berbagi kasih sudah menjadi keharusan dinda seperti halnya bulan dan bintang. . .
Bahagia kita ber-HMI. . .

Komentar