
Transformasi inteligensia muslim dari posisi
marginal menuju sentaral dalam dunia politik dan birokrasi Indonesia tampak
membingungkan jika kita berusaha memahaminya dalam studi studi yang telah ada
mengenai elit Indonesia dan politiknya. Glifoord Geertz dalam karyanya the religion of java (1960, 1976), menggambarkan bahwa elemen elemen aristokratik dan birokratik
dan masyarakat jawa merupakan kalangan yang merepresentasikan pandangan dunia
pra-islam. Bahkan cenderung menggambarkan priyai dan santri. Setelah
menggambarkan “priyai dan santri” Geertz meragukan analisisnya bahwa generasi
muslim terdidik ini akan berbondong bondong masuk birokrasi modrn. Menjadi
santri baginya hanya antithesis dari menjadi seseorang birokrat. Problem ini
terutama lebih akurat dikalangan santri, yang menganut nilai-nilai yang
sedemikian anti–birokrat, mandiri, dan egaliter dalam karakternya, hal ini
karena mereka menyadari bahwa begitu para pemimpin mereka menjadi para pegawai
sipil harkat kekuatan politik santri, mereka menjadi kurang santri dalam
pandangannya.
Meningkatnya intelegensia muslim, baik secara
intelektual, politik, dan birokrati menghadirkan wawasan baru yang menyiratkan
betapa pentingnya memprtimbangkan beragam factor penentu politik dan beragam
medan relasi kuasa dalam perpolitikan Indonesia.
Apasih Genealogi Intelegensia Muslim (dan Kuasa) di
Indonesia? mari kita bedah bersama!
Genealogi merupakan studi mengenai evolusi dan jaringan
dari sekelompok orang sepanjang beberapa generasi. Konsep ini berguna untuk memperhatikan
gerak perkembngan dan rantai intelektual antar generesi dari intelegensi muslim
Indonesia. Genelogi merupakan sejarah yang berusaha mengidentifikasi
penyimpangan penyimpangan yang memfokuskan pada keretakan retakan dan tumpang
tindihnya pengetahuan yang bersifat akademisi dengan kenangan kenangan yang
bersifat local. Guna memperhatikan dinamika, transformasi, dan diskontinuitas
dalam gerak perkembangan Intelegensia muslim. (Foucault 1994, 1996).
Genelogi Intelegensia Muslim (Yudi Latif 2013)
Komentar
Posting Komentar